Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perencanaan Keuangan Usaha untuk Meningkatkan Keberlanjutan UMKM Kerupuk Martabak Anisa Putri Mulyana; Mela Sinta; Rani Octaviani; Rita Aryani; Silvia Silvia; Yanto Nius Gulo
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6ke0av89

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang mengalami kendala dalam pengelolaan dan perencanaan keuangan usaha, seperti tidak adanya pencatatan keuangan yang sistematis, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, serta rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan arus kas dan penyusunan anggaran usaha. Permasalahan tersebut juga dialami oleh UMKM Kerupuk Martabak di wilayah Serang.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM Kerupuk Martabak dalam menyusun perencanaan keuangan usaha yang efektif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi, pelatihan, simulasi, dan pendampingan mengenai pencatatan keuangan sederhana, penyusunan anggaran usaha, pengelolaan arus kas, pengendalian biaya produksi, serta pemisahan keuangan pribadi dan usaha.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dan perencanaan keuangan usaha untuk medukung keberlanjutan usaha. Dan pengelolaan arus kas, penyusunan anggaran usaha, dan pentingnya pemisahan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Kegiatan pendampingan juga membantu pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sederhana dan mengelola keuangan usaha secara lebih efektif. Dengan adanya kegiatan ini, pengelolaan keuangan UMKM Kerupuk Martabak menjadi lebih tertib, terarah, dan mendukung keberlanjutan usaha. Program PKM ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan stabilitas usaha, efisiensi operasional, serta daya saing usaha dalam menghadapi persaingan pasar.
Improving Tax Understanding for MSMEs in the Waringinjaya Village, the Bojonggede Subdistrict, Bogor Regency Atha Farras; Hikmahtul Hayati; Vinka Yuliana; Silvia Silvia; Iin Rosini; Ani Kusumaningsih
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1274

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are the backbone of the national economy, but still face challenges in terms of understanding and compliance with tax regulations. This Community Service Program is organized with the aim of improving the understanding and tax compliance levels of MSME actors in Waringinjaya Village, Bojonggede Subdistrict, Bogor Regency. The approach used includes preliminary surveys through field observations and interviews, tax education and socialization activities, technical training on tax calculation, as well as post-activity evaluation through the distribution of questionnaires and in-depth interviews. The material provided includes the basic concepts of tax obligations, types of taxes imposed on MSMEs, tax sanctions, and the implementation of Final Income Tax (PPh) for MSMEs based on Government Regulation Number 23 of 2018, which has been refined through Government Regulation Number 55 of 2022. The results of the program show a significant increase in the participants' understanding of tax obligations, with at least 80% of participants achieving a basic understanding of tax duties. Furthermore, MSME actors' awareness of the importance of financial record-keeping and systematic business administration has also improved. This program has had a positive impact on encouraging tax compliance based on awareness and strengthening the sustainable management capacity of MSMEs.