Kesulitan belajar merupakan salah satu permasalahan yang sering muncul dalam proses pembelajaran dan dapat mempengaruhi keterlibatan serta hasil belajar peserta didik. Permasalahan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal peserta didik, tetapi juga berkaitan dengan strategi pembelajaran dan pengelolaan kelas yang dilakukan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik melalui manajemen kelas serta menjelaskan peran manajemen kelas dalam mendukung keberhasilan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan-temuan dari berbagai literatur berdasarkan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan belajar peserta didik muncul dalam berbagai bentuk, seperti kesulitan memahami materi, rendahnya konsentrasi belajar, kesulitan menyelesaikan tugas, dan rendahnya partisipasi belajar. Strategi guru yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi pendekatan individual, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemberian motivasi dan penguatan positif, serta komunikasi yang baik dengan peserta didik. Selain itu, hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen kelas berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta mendukung efektivitas strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar. Dengan demikian, manajemen kelas tidak hanya berfungsi menjaga ketertiban pembelajaran, tetapi juga menjadi faktor pendukung utama dalam membantu peserta didik mencapai proses belajar yang lebih optimal.
Copyrights © 2026