Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

INOVASI MANAJEMEN KESISWAAN DALAM INTERNALISASI KARAKTER SISWA: STUDI KUALITATIF DI TK KHADIJAH 65 GENTENG BANYUWANGI Imam Wahyono; Ahmad Aziz Fanani; Lailatul Usriyah; Eka Ramiati; Achmad Dhawamun Nawafil
AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): (November 2025)
Publisher : Program Studi pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/cyxnp629

Abstract

Character education from an early age is important in shaping a generation that is moral, religious, and independent. However, the way character is shaped in schools still feels formal and is not yet integrated into student management. This study aims to innovate student management at TK Khadijah 65 Genteng Banyuwangi in order to implement religious values and early childhood independence, as well as to analyze how the planning, habituation, and evaluation of student programs are systematically designed and implemented to shape the character of early childhood students. This study uses a qualitative approach with a case study method, with subjects consisting of the principal, teachers, parents, and TPQ partners. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model, as well as triangulation as a means of ensuring the validity of the research results. The results showed that student management at Khadijah 65 Kindergarten covered four main aspects: (1) planning based on the school's vision and involving the participation of all parties, (2) the implementation of religious habits and independence through routine activities, (3) character development assessment using checklists and portfolios, although not yet fully uniform, and (4) strong cooperation between the school, parents, and TPQ, which reinforces good habits at home and in the surrounding environment. This study concludes that the innovation in student management at Khadijah 65 Kindergarten has succeeded in creating a comprehensive character education environment, but standardization of assessment tools and improvement of teacher skills are needed to ensure the program continues to develop.
Strategi Manajemen Kelas Dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Arifah Sasta Firdausiah; Felicia Quthrotun Nada; Iva Muji Khusnul Khatimah; Nining Churiroh; Lailatul Usriyah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 6 (2026): Menulis - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i6.1174

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar karena mampu mengakomodasi perbedaan kebutuhan, minat, dan kemampuan peserta didik. Namun, penerapan pembelajaran berdiferensiasi memerlukan strategi manajemen kelas yang efektif agar proses pembelajaran berjalan kondusif dan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai strategi manajemen kelas dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menganalisis berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional, dan sumber relevan terkait manajemen kelas dan pembelajaran berdiferensiasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi manajemen kelas yang efektif meliputi pengelolaan lingkungan belajar, pengaturan kelompok belajar fleksibel, komunikasi positif antara guru dan siswa, penggunaan media pembelajaran variatif, serta pengelolaan waktu yang terstruktur. Selain itu, kompetensi guru dalam memahami karakteristik peserta didik menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran berdiferensiasi. Dengan penerapan strategi manajemen kelas yang tepat, pembelajaran dapat berlangsung lebih aktif, inklusif, dan berpusat pada siswa sehingga mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar.
Analisis Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Peserta Didik melalui Manajemen Kelas: Kajian Literatur Jihan Karimah; Fara Dila Affarani Putri; Dita Ainul Kamala; Lailatul Usriyah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.900

Abstract

Kesulitan belajar merupakan salah satu permasalahan yang sering muncul dalam proses pembelajaran dan dapat mempengaruhi keterlibatan serta hasil belajar peserta didik. Permasalahan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal peserta didik, tetapi juga berkaitan dengan strategi pembelajaran dan pengelolaan kelas yang dilakukan guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik melalui manajemen kelas serta menjelaskan peran manajemen kelas dalam mendukung keberhasilan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis temuan-temuan dari berbagai literatur berdasarkan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan belajar peserta didik muncul dalam berbagai bentuk, seperti kesulitan memahami materi, rendahnya konsentrasi belajar, kesulitan menyelesaikan tugas, dan rendahnya partisipasi belajar. Strategi guru yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi pendekatan individual, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemberian motivasi dan penguatan positif, serta komunikasi yang baik dengan peserta didik. Selain itu, hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen kelas berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta mendukung efektivitas strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar. Dengan demikian, manajemen kelas tidak hanya berfungsi menjaga ketertiban pembelajaran, tetapi juga menjadi faktor pendukung utama dalam membantu peserta didik mencapai proses belajar yang lebih optimal.
Peran Motivasi Belajar Sebagai Variabel Moderator Dalam Hubungan Manajemen Kelas, Kompetensi Guru, Dan Hasil Belajar Ipas Holizatul Amaliyah; Arina Manasikana; Silvia Santi Ekik Prayustin; Lailatul Usriyah
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen kelas dan kompetensi guru terhadap hasil belajar IPAS siswa dengan motivasi belajar sebagai variabel moderator di SD Baiturahman Jember . Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi nilai hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelas (β = 0,35; p < 0,05) dan kompetensi guru (β = 0,42; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS. Motivasi belajar terbukti memoderasi hubungan tersebut, ditunjukkan oleh interaksi manajemen kelas dan motivasi (β = 0,21; p = 0,015) serta kompetensi guru dan motivasi (β = 0,25; p = 0,009). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,58 menunjukkan bahwa 58% variasi hasil belajar dapat dijelaskan oleh model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi belajar memperkuat pengaruh manajemen kelas dan kompetensi guru terhadap hasil belajar, sehingga peningkatan mutu pembelajaran perlu dilakukan secara simultan pada aspek eksternal dan internal siswa
Strategi Pengelolaan Kelas Digital untuk Meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa Sekolah Dasar: Tinjauan Studi Literatur Dewi Safira Salsabila; Faiqotul Maghfirotus Syam; Sofiatul Riski; Lailatul Usriyah
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3r286054

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam pengelolaan pembelajaran di sekolah dasar. Pengelolaan kelas digital telah menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan guru untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif guna meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi pengelolaan kelas digital yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa sekolah dasar dalam belajar melalui tinjauan pustaka. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal, buku, dan artikel penelitian, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan kelas digital yang efektif meliputi penggunaan media pembelajaran interaktif, aplikasi berbasis permainan, sistem penghargaan digital, komunikasi aktif antara guru dan siswa, serta penggunaan teknologi untuk mendukung kolaborasi dan pemantauan pembelajaran. Strategi-strategi ini telah terbukti meningkatkan keterlibatan belajar siswa pada dimensi perilaku, emosional, dan kognitif. Selain itu, keberhasilan pengelolaan kelas digital didukung oleh kompetensi guru, ketersediaan sumber daya teknologi, dan dukungan lingkungan sekolah. Dengan demikian, manajemen kelas digital muncul sebagai solusi efektif untuk meningkatkan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar di era digital
Model Environment-Behavior dalam Manajemen Kelas untuk Mendukung Perkembangan Kognitif dan Interaksi Sosial Anak Usia Dini Istifadah Istifadah; Lailatul Usriyah; Riyas Rahmawati; M. Andya Duta Ardha; A. Ditya Akbar Wiranegara
Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2026): ITQAN: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/itqan.v17i1.6871

Abstract

The learning environment plays a crucial role in supporting early childhood development, yet classroom management in many early childhood education institutions still emphasizes administrative functions rather than optimizing the physical and social environment as an integral part of pedagogy. This study examined the implementation of the Environment–Behavior model in classroom management and its implications for children's cognitive development and social interaction. A qualitative multi-site case study was conducted at Sekolah Alam Bunda Preschool (SABP) and Sekolah Alam Nurul Islam (SANI), Jember Regency, Indonesia. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and document analysis involving six purposively selected informants until data saturation was achieved. Trustworthiness was established through triangulation and member checking, while data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, followed by cross-site analysis. The findings indicate that a safe, flexible, and nature-based learning environment enriched with sensory experiences enhances children's observation, exploration, simple problem-solving, and active learning engagement. It also promotes communication, collaboration, prosocial behavior, and self-regulation, although some children required an adaptation period and teacher guidance. The study proposes an Environment–Behavior conceptual model that integrates five interconnected dimensions—physical environment, sensory experiences, exploration, social interaction, and self-regulation—as a pedagogical system supporting holistic child development. These findings extend ecological pedagogy and provide practical guidance for designing adaptive, child-centered learning environments.