Penelitian ini mengkaji pembelajaran Pendidikan Kristen dalam pendekatan misi bagi anak-anak Children English Community Ministry (CECM) di Madidir Unet, Bitung. Latar belakang penelitian berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi moral anak-anak di daerah kantong Kristen yang mengalami degradasi nilai akibat minimnya pengajaran Alkitabiah yang transformatif. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi empat model pembelajaran—model transformatif, modalitas inderawi, pendekatan individual berbasis karakter, dan Pedagogi Emaus—secara sinergis mampu menciptakan perubahan perilaku dan pertumbuhan rohani yang signifikan pada anak-anak berusia 3–13 tahun. Pendekatan misi yang dipadukan dengan pembelajaran bahasa Inggris sebagai media penginjilan terbukti efektif menjangkau anak-anak dari latar belakang keluarga yang belum mengalami transformasi rohani. Penelitian ini merekomendasikan agar gereja dan komunitas Kristen mengadopsi model pembelajaran holistik yang menempatkan anak sebagai subjek belajar aktif dalam pelayanan misi lokal.
Copyrights © 2026