Pendidikan anak usia dini merupakan tahap penting dalam mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kreativitas dan kemampuan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui penerapan metode kolase di TK Mentari Tulakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri atas 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pengamatan pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan kolase mampu meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik halus anak. Anak menjadi lebih aktif, kreatif, dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam mengombinasikan warna dan bentuk, menghasilkan karya yang lebih variatif, serta meningkatkan koordinasi mata dan tangan melalui kegiatan menggunting, menempel, dan menyusun bahan kolase. Dengan demikian, metode kolase dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kreativitas dan motorik halus anak usia dini.
Copyrights © 2026