Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

BERGESERNYA POLA INTERAKSI SOSIAL KEAGAMAAN ISLAM SELAMA PANDEMI COVID-19 Eka Danik Prahastiwi; Dian Tias Aorta; Diah Wahyuningsih
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 5 No 2 (2021): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan’tentang Interaksi Sosial merupakan hal yang dapat membuatseseorang memperoleh pandangan yang dinamis tentang kehidupanmasyarakat, baik secara pribadi dan kelompok. Dimana ada kelompokkelompok sosial, kebudayaan, lembaga sosial, stratafikasi, kekuasaan yangmempunyai suatu derajat dinamika tertentu yang melahirkan’pola-polaperilaku dan kehidupan berbeda, terlebih pada’situasi dan keadaan yangsemakin lama memberikan dampak dan pengaruh yang besar kehidupannyata masyarakat di berbagai aspek, terutama aspek keagamaan islam.Islam sebagai tuntunan Ilahi mengandung nilai bahwasanya’sosok individuakan menjadi sempurna melalui proses dan tahapan. Agar dapat mencapaiTujuan Ilahi, maka hubungan sosial dalam masyarakat’dianggap sangatpenting, melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan dandikembangkan dengan dasar”Alquran dan Hadist. Dewasa ini masyarakatdihadapkan pada situasi perubahan yang berdampak pada pola kehidupan.Pandemi Virus Covid 19 secara nyata mampu menggeser peradabankehidupan masyarakat yang berpengaruh kepada interaksi sosial keagamaanislam. Semakin berkurangnya tataran peribadatan umat Islam yang semularamai dan terbuka di ruang publik sebagai sarana ketaatan kita kepadaAllah dan Rasul-Nya.
PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN ORGANISASI, STRESS SERTA HUBUNGANNYA DENGAN KINERJA GURU PAUD Hariyanti Hariyanti; Eka Danik Prahastiwi
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 5 No 2 (2021): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan PIAUD dalam mencapai tujuan yang sudah di desainselalu menginginkan perubahan dan peningkatan. Perubahan diinginkanketika suatu lembaga mengalami stagnan dalam pergerakannya.Perkembangan dan pencapaian pada tujuan memaksa lembaga untukmerombak struktural yang berdampak terhadap kinerja dari anggota.Perubahan yang terjadi terkadang bisa membuat problem yang baru danberdampak konflik berkepanjangan. Keseimbangan dan kesuaian yangperlu diterapkan stakeholder dalam memajukan lembaganya. Ketidaksesuain akan membuat tekanan yang berdampak pada ketegangan padaanggota. Masalah datang karena kesenjangan yang terjadi pada beban kerjayang berbeda dan tidak sesuai bidang. Stress akan datang pada setiaporang, ketika beban kerja dan tuntutan yang tidak sesuai dengankemampuan orangnya. Stress dibiarkan dalam jangka panjang akanmenambah masalah yang berkepanjangan. Perubahan dalam lembagadiperlukan untuk mengembangkan kinerja lembaga tersebut.
PIMIKIRAN ABRAHAM MASLOW TENTANG MOTIVASI DALAM BELAJAR Dedi Dwi Cahyono; Muhammad Khusnul Hamda; Eka Danik Prahastiwi
TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v6i1.767

Abstract

Motivation is needed every day by students, especially from outside themselves to have a passion for learning. The feeling of laziness felt by students makes them not enthusiastic in participating in learning in class. Absorbing so many materials and lessons requires the intention and seriousness of a student. Various features that interfere with the arrival of smartphone technology that has a big impact on students. Teachers and parents have an important role to have a positive influence in following each lesson. There are several ways that can motivate students by giving awards, prizes, or praise for those who have tried to learn. This method provides a stimulus to be more enthusiastic in achieving goals with several rewards. Abraham Maslow's theory explains that a person has needs such as eating, drinking and so on. Needs must be met as well as student learning must have a sense of need to do so.
Strategi Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Budaya Religius di SD Negeri Pandan Wangi 1 Malang Sanjaka Yekti; Eka Danik Prahastiwi; Rudi Ruhardi
ISLAMIKA Vol 4 No 2 (2022): APRIL
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v4i2.1745

Abstract

In an educational institution has a leader, namely the principal who is one of the keys to the success of the educational institution. To manage educational institutions with religious nuances, a professional strategy is needed managed by competent, responsible personnel, supported by infrastructure. This research is a field research using qualitative approach and descriptive data presentation. Data collection techniques are carried out with observation, interviews, and documentation. While the data analysis technique used is descriptive qualitative that is explorative. The results showed that: 1) The value of religious culture in SDN Pandanwangi 1 Malang is: a) Reading prayers and letters of the Qur'an before learning, b) Praying dhuha, dhuhur, and ashar in congregation, c) Commemoration of the islamic big day, d) and always dressed as Muslims. 2) The principal's strategy in realizing religious culture at SDN Pandanwangi 1 Malang is: a) Planning, b) Suri tauladan, b) Internalization of grades, c) Habituation, d) Evaluation. 3) The impact of religious cultural success at SDN Pandanwangi 1 Malang is it affects students, teachers, and schools. Changing the behavior habits of students to study such as reading prayers before learning, timely in praying, understanding the meaning of Islamic big day activities, and learning to wear clothes that are Muslim according to Islamic rules. In teachers and employees have an impact on changes in daily habit behavior, in providing a good example to students. And also make the image of the school better in the eyes of the community.
Nilai CEPROTAN: UPAYA NGURI-URI BUDOYO JAWI DI PACITAN JAWA TIMUR Eka Danik prahastiwi; Sanjaka Yekti
Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 7 No 01 (2022): Nilai Pendidikan Islam dan Tradisi
Publisher : Pascasarjana IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/riayah.v7i1.4699

Abstract

This article is the result of research that aims to determine the value of Islamic education in an effort to preserve, one of the customs in Pacitan, East Java before Donorojo Regency, Pacitan, East Java, in the traditional ceprotan ceremony. Data collection techniques used in this study were in-depth interviews, direct observation, notes and archived documents. The data analysis technique in this study applies an interactive model, both in data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the community's understanding of the tradition (ceprotan) in Sekar village was relatively normal, with high awareness and understanding of their beliefs or the community. The community's understanding of the clean village tradition (ceprotan), teachings passed down from ancestors in order to be grateful for the gift of God Almighty
ANALISIS KEARIFAN LOKAL UPACARA KIRAB PUSOKO DI TEGALOMBO PACITAN SEBAGAI BAHAN AJAR MATA KULIAH ADAT ISTIADAT: Local Wisdom, Pusoko Kirab Ceremony, Teaching Materials, Customs Eka Danik; Ismail Ismail
Jurnal Sosiologi Nusantara Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jsn.9.1.19-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui esensi tradisi upacara kirab Sampuring Selo Reco di Desa Ngreco Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan Jawa Timur sebagai bahan ajar mata kuliah adat dan istiadat dan kelayakan tradisi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Berbagai teknik digunakan untuk mengumpulkan data dari lapangan, antara lain observasi mendalam (observasi), wawancara (interview) dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 esensi kearifan lokal tradisi upacara kirab Sampuring Selo Reco yaitu rasa syukur, rasa hormat dan menghargai, serta keharmonisan. Kearifan lokal tradisi upacara kirab Sampuring Selo Reco layak dijadikan sebagai bahan ajar mata kuliah adat istiadat. Aspek kearifan lokal yang merupakan bagian dari adat istiadat kirab pusoko mengandung nilai budaya luhur dalam kaitannya dengan makna adat istiadat daerah. Kata Kunci : Adat Istiadat, Bahan Ajar, Kearifan Lokal, Upacara Kirab Pusoko  
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK DI MADIN NUR FALAQ Prahastiwi, Eka
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 12 No. 2 (2024): Mei-Agustus 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v12i2.5665

Abstract

Studi tentang pengaruh pola asuh otoriter terhadap pembentukan akhlak anak merupakan topik yang penting dan relevan, terutama di lingkungan pendidikan agama seperti Madin Nur Falaq. Pola asuh otoriter, yang ditandai dengan ekspektasi tinggi dari orang tua terhadap anak-anaknya sambil memberikan sedikit responsivitas terhadap kebutuhan dan pendapat anak, telah menjadi topik pembahasan yang menarik bagi para peneliti dan praktisi pendidikan. Pendekatan metode deskriptif kualitatif dalam penelitian ini untuk memahami secara mendalam dinamika interaksi antara orang tua dan anak, serta pengaruhnya terhadap pembentukan akhlak anak.Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, peneliti dapat mengumpulkan data yang kaya untuk menganalisis bagaimana pola asuh otoriter diterapkan oleh orang tua di Madin Nur Falaq, dan bagaimana anak-anak merespon terhadap pola asuh tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi aspek-aspek tertentu dari pola asuh otoriter yang berkontribusi terhadap pembentukan akhlak anak, baik secara positif maupun negatif. Dengan demikian, hasil penelitian nantinya dapat memberikan wawasan yang berharga bagi orang tua dan pendidik dalam menerapkan strategi pengasuhan dan pendidikan yang lebih efektif untuk membentuk akhlak anak.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM MEMBANGUN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI PADA ANAK SEKOLAH DASAR Cahyono, Dedi dwi; Sutama, Sutama; Fuadi, Djalal; Minsih, Minsih; Prahastiwi, Eka Danik
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.18608

Abstract

Penelitian ini, berupaya mengungkap permasalahan kesantunan bahasa anak kepada guru dan teman sekolahnya khususnya yang terjadi di sekolah dasar. Keengganan menggunakan bahasa yang sopan pada anak yang terjadi sekarang ini banyak terjadi terutama pada peserta didik kelas atas. Karena pada umumnya di kelas atas telah banyak pengalaman yang didapatkan selama bersekolah tingkat dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengungkapkan kejadian dengan penjelasan yang menyeluruh apa adanya. Desain penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Peneliti terfokus pada penggunaan tutur kata dalam membangun keterampilan berkomunikasi siswa SD Kelas V di SDN Sendang Kab. Pacitan. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan Siswa dalam mengikuti pelajaran supaya menjaga sikap dengan baik, dan tutur kata yang santun baik kepada sesama teman, maupun kepada guru karena kesantunan merupakan salah satu bentuk penghormatan. Kunci kesuksesan dalam pembelajaran adalah kesepahaman antara guru dan siswa dalam transaksi pembelajaran yakni dengan menggunakan sikap dan tutur kata yang santun.
IMPLEMENTASI QUALITY OF WORK LIFE DI SDIT MUHAMMADIYAH AL-KAUTSAR KARTASURA Purwanto; Suharto, Toto; Prahastiwi, Eka Danik
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i1.18692

Abstract

Keberhasilan pengelola dalam mewujudkan keinginan-keinginan individu SDM akan menjadi sarana setiap individu bekerja maksimal untuk mewujudkan tujuan lembaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa itu manajemen Quality of Work Life dan bagaimana implementasinya di SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar Kartasura.. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Analisis deskriptif kualitatif adalah cara analisis yang cenderung menggunakan kata-kata untuk menggambarkan dan mejelaskan fenomena atau data yang diperoleh. Lokasi penelitian ini adalah di SDIT Muhammadiyah Al Kautsar. Metode dan teknik pengumpulan data menggunakan field research (studi lapangan). Metode pengumpulan data dengan cara dokumentasi, wawancara dan observasi lapangan. Data yang diperoleh dari sumber tersebut selanjutnya dianalisis secara kualitatif deskriptif. Quality of work life adalah usaha yang dilakukan pengelola lembaga dalam memenuhi segala keingingan dan kebutuhan karyawan supaya terus berkembang, loyal kepada lembaga dan mau dengan senang hati bekerja keras mencapai tujuan lembaga. Implemntasi kualitas kehidupan kerja di SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar Kartasura adalah dengan memberikan berbagai fasilitas sebagai berikut: 1) Pengembangan kompetensi. 2) Penyelesaian konflik.  3) Komunikasi dengan baik. 4) Memberikan jaminan kesehatan kerja. 5) Mengatur keamanan kerja. 6) Kompensasi yang layak dan apresiasi.
Religious Tolerance Drives The Progress of Muhammadiyah Da'wah Prahastiwi, Eka Danik; Suprayitno, Kabul; Wendahayu, Yayan
Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi VOL 8, No 01 (2024): LENTERA
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/lentera.v8i1.8490

Abstract

Muhammadiyah proactively seeks to involve all segments of society in various educational and social activities. This approach not only strengthens the basis of tolerance and understanding between religious communities but also helps reduce prejudice and promote peaceful coexistence. Education is one of the most effective tools used by Muhammadiyah to spread the values ​​of tolerance. Schools and universities founded by this organization offer curricula that emphasize the importance of social harmony and diversity. This education is not limited to academic knowledge alone, but also involves extracurricular activities that promote interaction between students from various religious and ethnic backgrounds. The success of this approach can be seen not only from the harmony maintained between religious communities within Muhammadiyah but also from the recognition and appreciation received from the wider community. This proves that religion can be a positive force in a pluralistic society, supporting the idea that tolerance and harmony are the main pillars in building and maintaining a society.