Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
Vol 7, No 3 (2026)

Optimalisasi Proses Pembelajaran Kognitif dan Evaluasi Berbasis Taksonomi Bloom Revisi (Systematic Literature Review)

Chairunnisa Chairunnisa (UIN Sultan Syarif Kasim Riau)
Nurhadi Nurhadi (Magister Psikologi, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia)
Kusnadi Kusnadi (UIN Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
22 May 2026

Abstract

Proses pembelajaran kognitif merupakan inti dari keberhasilan pendidikan di setiap jenjang, mulai dari sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi. Namun, praktik di lapangan kerap terjebak pada aktivitas kognitif tingkat rendah yang hanya menekankan hafalan dan pemahaman dangkal, sehingga terjadi ketimpangan antara tuntutan kurikulum dan realitas kelas. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi kondisi-kondisi yang mendukung keterlaksanaan proses pembelajaran kognitif yang optimal; (2) mendeskripsikan enam tingkatan kemampuan berpikir kognitif C1 hingga C6 berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi beserta implikasinya bagi praktik pembelajaran; dan (3) mengkaji pendekatan serta instrumen evaluasi pembelajaran kognitif yang tepat diterapkan guru di berbagai jenjang pendidikan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis (systematic literature review) mengacu panduan PRISMA, dengan menganalisis 35 artikel dari jurnal bereputasi (Scopus, Web of Science, SINTA 1-2) yang diterbitkan antara 2016-2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran kognitif berjalan optimal ketika didukung oleh tiga pilar: desain instruksional berbasis scaffolding yang berjenjang, iklim kelas yang aman secara psikologis, dan kompetensi pedagogis guru yang memadai. Keenam tingkatan kognitif C1-C6 perlu difasilitasi secara utuh dan tidak dapat diabaikan salah satunya. Evaluasi yang efektif mencakup kombinasi asesmen formatif dan sumatif, penilaian berbasis kinerja, portofolio, serta asesmen digital adaptif yang mampu menjangkau seluruh dimensi kognitif secara proporsional. Temuan anomali mengungkap bahwa 74% studi melaporkan dominasi soal C1-C2 dan 63% melaporkan ketidakselarasan antara tujuan dan instrumen evaluasi. Implikasi penelitian ini mendorong guru untuk merancang pembelajaran yang secara eksplisit menargetkan Higher-Order Thinking Skills (HOTS) dan menggunakan instrumen evaluasi yang selaras dengan tujuan kognitif yang telah ditetapkan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

afeksi

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that ...