Rendahnya literasi sains dan keterampilan proses sains (KPS) mahasiswa calon guru MI menjadi persoalan mendesak, mengingat keduanya merupakan fondasi kompetensi mengajar IPA di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran sains terintegrasi literasi dan KPS terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi PGMI. Desain quasi-experimental pretest-posttest control group diterapkan pada 25 mahasiswa PGMI Institut Keislaman Tuah Negeri yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (n=10) dan kelompok kontrol (n=15) melalui purposive sampling. Instrumen meliputi tes hasil belajar kognitif, rubrik KPS, tes literasi sains, dan lembar observasi afektif. Hasil uji-t independen (Welch) menunjukkan t-hitung = 7,65 (df ≈ 18; p<0,001), dengan kelompok eksperimen memperoleh rerata posttest 86,60 (N-Gain = 0,65; kategori sedang) dibandingkan kelompok kontrol 72,53 (N-Gain = 0,28; kategori rendah). Temuan mengonfirmasi bahwa model pembelajaran sains terintegrasi literasi dan KPS berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa PGMI secara holistikTRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian // TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
Copyrights © 2026