Artikel ini membahas pembaharuan pendidikan Islam di Minangkabau melalui pemikiran dan praktik dua tokoh sentral, yaitu Rahmah El-Yunusiyah dan Syekh Sulaiman Ar-Rasuli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), dengan sumber data utama berupa buku, artikel ilmiah, dan dokumen sejarah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rahmah El-Yunusiyah memfokuskan pembaruan pendidikan Islam pada pemberdayaan kaum perempuan melalui pendirian Diniyyah School Puteri dengan sistem pendidikan modern, terstruktur, dan berjenjang. Sementara itu, Syekh Sulaiman Ar-Rasuli melakukan pembaruan secara gradual dengan mentransformasikan sistem pendidikan surau menjadi madrasah melalui Madrasah Tarbiyah Islamiyah, tanpa meninggalkan tradisi keilmuan Islam berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah dan mazhab Syafi’i. Kedua tokoh tersebut merepresentasikan model pembaruan pendidikan Islam yang berbeda namun saling melengkapi, yakni antara pembaruan progresif-emansipatoris dan pembaruan adaptif-tradisional. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan pendidikan Islam yang kontekstual dan berkelanjutan
Copyrights © 2026