Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan regulasi diri siswa dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar menunjukkan perlunya media pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media berbasis Socioscientific Issues (SSI) berbantuan Augmented Reality (AR) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan regulasi diri siswa kelas V sekolah dasar. Menggunakan pendekatan Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan validitas ahli materi, media, dan pembelajaran dalam kategori sangat layak. Kepraktisan media dengan skor rata-rata 4,00 dari guru dan 3,73 dari siswa dengan kategori sangat praktis. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001. Efektivitas media pada kemampuan berpikir kritis ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata pada nilai pretest sebesar 52,50 menjadi 80,59 pada nilai posttest dengan nilai N-gain sebesar 0,59 dengan kategori sedang. Selain itu, regulasi diri siswa juga mengalami peningkatan dari 46,06 menjadi 53,82. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis SSI berbantuan AR dinyatakan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026