Penelitian ini membahas kedudukan Pancasila sebagai ideologi kebangsaan sekaligus filsafat bangsa yang berperan fundamental dalam membentuk identitas nasional dan menjaga persatuan ditengah keberagaman masyarakat Indonesia. Latar belakang penelitian berangkat dari urgensi Pancasila sebagai sistem nilai yang dinamis, relevan, dan mampu menjawab tantangan globalisasi, modernisasi, serta perkembangan teknologi informasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis dimensi filosofis Pancasila yang meliputi aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis, serta menelaah penerapannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, melalui penelusuran literatur akademik, dokumen normatif, dan karya filosofis yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai landasan filosofis, perekat kebangsaan, sumber etika politik dan hukum, serta instrumen pembentukan karakter bangsa. Selain itu, Pancasila memiliki kekuatan normatif untuk menjadi filter terhadap pengaruh negatif globalisasi. Implikasi penelitian menegaskan perlunya revitalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan karakter, penguatan kebijakan publik, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan budaya lokal agar Pancasila tetap hidup sebagai ideologi kebangsaan yang dinamis, relevan, dan mampu menjaga persatuan bangsa sepanjang masa.
Copyrights © 2026