Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai persatuan dalam teks Hoho Siöligö serta relevansinya terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks. Data penelitian berupa teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi dalam penelitian Gulo (2022). Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan semiotika Barthes melalui identifikasi makna denotatif dan konotatif dalam teks serta pola penyajian pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persatuan merupakan nilai yang paling dominan dalam teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi. Nilai tersebut tercermin melalui ungkapan verbal, pola call-and-response, gerakan kolektif, dan keterlibatan seluruh komunitas dalam pertunjukan. Nilai persatuan dalam Hoho Siöligö menunjukkan semangat kebersamaan, solidaritas sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan budaya masyarakat Nias. Nilai-nilai tersebut relevan terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0, terutama dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan penghargaan terhadap budaya lokal.
Copyrights © 2026