Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kesenjangan Stimulasi Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3 Tahun Antara Lingkungan Kaya Bahasa dan Lingkungan Minim Interaksi Poppy Amalia; Ratna Lolane Sianipar; Stevani Br Situmorang; Nasya Nabila Said; Stela Parta Siagian; Erfanintiya Siringoringo; Rosmawati Harahap; Hidayat Herman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan stimulasi pemerolehan bahasa pada anak usia 3 tahun yang dibesarkan dalam dua lingkungan berbeda lingkungan kaya bahasa dan lingkungan minim interaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan dua subjek penelitian, yaitu Arsyi (anak dari lingkungan kaya bahasa) dan Dina (anak dari lingkungan minim interaksi). Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif terhadap aktivitas sehari-hari anak dan interaksi verbal dengan orang tua, wawancara mendalam dengan pengasuh atau orang tua, serta dokumentasi berupa catatan perkembangan anak dan rekaman interaksi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arsyi, yang berada dalam lingkungan kaya bahasa, memiliki jumlah kosakata aktif lebih dari 250 kata, struktur kalimat kompleks, serta kemampuan berinteraksi verbal yang aktif dan responsif. Sebaliknya, Dina hanya menguasai kurang dari 100 kata, menggunakan kalimat sederhana, dan menunjukkan keterbatasan dalam komunikasi dua arah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas dan kuantitas interaksi verbal dalam keluarga sangat mempengaruhi pemerolehan bahasa anak usia dini. Lingkungan kaya bahasa mampu merangsang kemampuan linguistik anak secara signifikan, sementara lingkungan minim interaksi berisiko menghambat perkembangan bahasa pada masa golden age.
Tradisi Lisan Hoho Siöligö dalam Upaya Menumbuhkan Nilai Persatuan bagi Penguatan Karakter Generasi Muda di Era Society 5.0 Jiwana Nurinsani; Naila Nur Sabila; Nur Fatimah; Stevani Br Situmorang; Daniel Christian Sinaga; Tri Indah Prasasti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai persatuan dalam teks Hoho Siöligö serta relevansinya terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks. Data penelitian berupa teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi dalam penelitian Gulo (2022). Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan semiotika Barthes melalui identifikasi makna denotatif dan konotatif dalam teks serta pola penyajian pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persatuan merupakan nilai yang paling dominan dalam teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi. Nilai tersebut tercermin melalui ungkapan verbal, pola call-and-response, gerakan kolektif, dan keterlibatan seluruh komunitas dalam pertunjukan. Nilai persatuan dalam Hoho Siöligö menunjukkan semangat kebersamaan, solidaritas sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan budaya masyarakat Nias. Nilai-nilai tersebut relevan terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0, terutama dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan penghargaan terhadap budaya lokal.
Tradisi Lisan Hoho Siöligö dalam Upaya Menumbuhkan Nilai Persatuan bagi Penguatan Karakter Generasi Muda di Era Society 5.0 Jiwana Nurinsani; Naila Nur Sabila; Nur Fatimah; Stevani Br Situmorang; Daniel Christian Sinaga; Tri Indah Prasasti
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.309

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai persatuan dalam teks Hoho Siöligö serta relevansinya terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks. Data penelitian berupa teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi dalam penelitian Gulo (2022). Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan semiotika Barthes melalui identifikasi makna denotatif dan konotatif dalam teks serta pola penyajian pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persatuan merupakan nilai yang paling dominan dalam teks Hoho Siöligö yang terdokumentasi. Nilai tersebut tercermin melalui ungkapan verbal, pola call-and-response, gerakan kolektif, dan keterlibatan seluruh komunitas dalam pertunjukan. Nilai persatuan dalam Hoho Siöligö menunjukkan semangat kebersamaan, solidaritas sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga warisan budaya masyarakat Nias. Nilai-nilai tersebut relevan terhadap penguatan karakter generasi muda di era Society 5.0, terutama dalam menumbuhkan kesadaran sosial dan penghargaan terhadap budaya lokal.