Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan resiliensi siswa korban perundungan melalui layanan konseling individu dengan pendekatan humanistik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui perencanaan, observasi, Tindakan, analisis, refleksi, dan angket. Analisis data dilakukan untuk melihat peningkatan resiliensi siswa korban perundungan (subjek). Dari hasil penelitian pada siklus I dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan resiliensi siswa setelah diberikan layanan konseling individu dengan pendekatan humanistik ditandai dengan kemampuan siswa mengelola emosi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mampu menghadapi dan bangkit dari keterpurukan karena pengalaman perundungan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling individu dengan pendekatan humanistik efektif dalam meningkatkan resiliensi siswa korban perundungan.
Copyrights © 2026