Proses pengarsipan manual sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti lambatnya pencarian dokumen, risiko kehilangan arsip, duplikasi data, serta kurang optimalnya keamanan informasi. Kondisi tersebut dapat berdampak negatif terhadap efektivitas pengelolaan data dan proses operasional organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengguna, merancang sistem, serta mengimplementasikannya guna meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip. Metode prototype dipilih karena memungkinkan adanya interaksi langsung antara pengguna dan pengembang melalui proses perbaikan sistem secara bertahap sesuai kebutuhan pengguna. Pengujian kualitas sistem dilakukan menggunakan standar ISO/IEC 25010 yang mencakup aspek functional suitability, performance efficiency, compatibility, usability, reliability, security, maintainability, dan portability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil dikembangkan dan memperoleh nilai rata-rata pengujian sebesar 80,94% yang dikategorikan sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung proses pengelolaan arsip yang lebih terintegrasi, efektif, dan mudah digunakan oleh pengguna
Copyrights © 2026