Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiikan nilai-nilai moral pada pertunjukkan wayang kulit pada masyarakat Klaten sebagai bagian dari bentuk pelestarian budaya Jawa, melalui kajian literatur dan pendekatan konseptual. Wayang kulit tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan bagi rakyat, tetapi juga sebagai media pendidikan moral yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menganalisis data dari berbagai sumber-sumber terpercaya. Analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam pertunjukan wayang kulit secara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai moral yang terkandung dalam pertunjukan wayang kulit, seperti kejujuran, kesetiaan, tanggung jawab, dan juga pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut dipahami masyarakat Klaten sebagai pedoman dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat. Selain itu pertunjukan wayang kulit memiliki juga memiliki fungsi sebagai media pelestarian budaya lokal ditengah modernisasi yang semakin cepat. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelestarian wayang tidak hanya untuk menjaga identitas budaya, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan pendidikan moral bagi generasi muda. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis literatur, artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti, lembaga pendidikan dalam memahami nilai moral dalam sendi tradisonal jawa khususnya yang berkembang di masyarakat Klaten.
Copyrights © 2026