Pesatnya kemajuan teknologi informasi mendorong sektor perhotelan untuk beralih ke sistem digital demi optimalisasi layanan. Meskipun demikian, praktik reservasi manual masih kerap ditemui, yang sering kali memicu kendala seperti lambatnya pelayanan, ketidakakuratan pencatatan, dan minimnya transparansi data. Penelitian ini bertujuan untuk reservasi hotel kualitas ISO/IEC 25010. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method) melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi untuk pengumpulan datanya. Sementara itu, pengembangan perangkat lunak mengadopsi metode Agile dengan siklus iteratif yang mencakup perencanaan, perancangan, implementasi, hingga pengujian. Hasil studi menunjukkan bahwa sistem ini sukses mengintegrasikan alur pemesanan menjadi jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan metode konvensional. Berdasarkan pengujian kelayakan ISO/IEC 25010 pada parameter yang mengacu pada standar functional suitability, usability, reliability, performance efficiency, dan security, sistem berhasil meraih predikat baik hingga sangat baik. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan terbukti mampu menjamin keakuratan data, mempermudah akses, dan meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga sangat layak diimplementasikan sebagai solusi strategis operasional perhotelan. A. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir telah memicu perubahan signifikan di berbagai Banyak proses yang sebelumnya dilakukan secara manual kini bertransisi ke sistem digital untuk Kata Kunci: Sistem Informasi, Reservasi Hotel, Berbasis Website, ISO 25010, Metode Prototype
Copyrights © 2026