Evaluasi merupakan komponen integral dalam sistem Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak hanya berfungsi mengukur capaian kognitif, tetapi juga menilai dimensi afektif dan psikomotorik peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif konsep evaluasi pendidikan dalam konteks PAI, mencakup aspek fungsi, tujuan, prinsip, subjek, objek, dan manfaat evaluasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan artikel penelitian relevan yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi PAI memiliki karakteristik khas yang membedakannya dari evaluasi mata pelajaran umum, yaitu orientasinya pada pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai Islam. Evaluasi PAI berfungsi secara diagnostik, formatif, selektif, dan sumatif, dengan prinsip-prinsip keadilan (al-'adl), objektivitas, menyeluruh (syumul), dan berkesinambungan (istimrār). Subjek utama evaluasi adalah pendidik dan lembaga pendidikan, sedangkan objeknya mencakup tiga ranah Taksonomi Bloom. Kajian ini menegaskan bahwa evaluasi PAI yang efektif harus mengintegrasikan standar ilmiah modern dengan nilai-nilai normatif ajaran Islam demi terwujudnya tujuan pendidikan Islam, yakni membentuk insan yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Copyrights © 2026