Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peta persaingan serta posisi pasar varian Dodol Picnic Garut terbentuk dalam persepsi konsumen. Fokus analisis diarahkan pada lima atribut utama, yaitu inovasi rasa, autentisitas, kualitas sensorik, value for money, dan kemasan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik Multidimensional Scaling (MDS) melalui algoritma PROXSCAL, yang dipilih untuk mengubah preferensi konsumen menjadi peta persepsi dua dimensi sehingga posisi relatif antarvarian dapat terlihat dengan jelas. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang mengetahui dan pernah mengonsumsi varian Klasik, Aneka Rasa, serta Coklat. Hasil uji Goodness of Fit menunjukkan model yang sangat baik, dengan nilai Stress-I sebesar 0,00942 (di bawah 0,05) dan nilai Dispersion Accounted For (DAF) sebesar 0,99991. Peta persepsi menunjukkan bahwa varian klasik menempati posisi kuat sebagai produk bercitra tradisional dan autentik. Sementara itu, varian aneka rasa dan coklat berada pada kelompok yang relatif berdekatan dan dipersepsikan lebih modern serta memiliki nilai ekonomis. Temuan ini menunjukakan pentingnya strategi diferensiasi atribut antara varian tradisional dan varian inovatif untuk memperkuat positioning produk di pasar.
Copyrights © 2026