Pemberian ASI merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan status gizi anak pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Upaya meningkatkan status gizi bayi usia 0 hingga 6 bulan dengan meningkatkan status gizi ibu yang memberikan ASI eksklusif. Di Puskesmas Maboun Kabupaten Tabaron, kinerja pemberian ASI eksklusif mengalami penurunan sebesar 65,4% pada tahun 2021 dan 59,8% pada tahun2022. Penelitian ini berupaya menjawab masalah rendahnya produksi ASI di wilayah Puskesmas Mabuun dengan mengoptimalkan potensi buah pepaya yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara terukur Jurnal Riset Kesehatan Nasional | 19dalam asuhan kebidanan lokal. Fokus utamanya adalah memberikan bukti ilmiah yang aplikatif agarkearifan lokal ini bisa menjadi solusi praktis dan terjangkau bagi ibu nifas. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian buah pepaya terhadap produksi ASI ibu nifas di wilayah kerjaPuskesmas Mabun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental dengan menggunakan desain perbandingan kelompok. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden. Pada kelompok perlakukan, diberikan buah pepaya sebanyak ±100g, 2 kali sehari. Analisis uji-t dengan sampel independen. Hasil penelitian rata-rata skor laktasi ibu nifas yangdiberi makan pepaya adalah 7,8 yang berarti kelancaran sekresi ASI Kata Kunci: buah pepaya, nifas, produksi ASI
Copyrights © 2026