Kecemasan akademik merupakan masalah psikologis yang sering dialami siswa akibat tuntutan belajar yang tinggi dan dapat berdampak pada prestasi serta kesejahteraan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi kecemasan akademik siswa. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui analisis berbagai jurnal dan buku relevan. Hasil menunjukkan bahwa guru BK berperan sebagai konselor, fasilitator, motivator, dan mediator dalam membantu siswa mengelola kecemasan. Layanan yang diberikan meliputi konseling individu, konseling kelompok, pemberian informasi, serta teknik pengelolaan stres. Pembahasan menegaskan bahwa intervensi yang tepat dari guru BK dapat menurunkan tingkat kecemasan akademik siswa. Simpulan penelitian ini adalah optimalisasi peran guru BK sangat penting dalam mendukung kesehatan mental dan keberhasilan akademik siswa.
Copyrights © 2026