Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat intensitas penggunaan laboratorium komputer dan menganalisis pengaruhnya secara signifikan terhadap hasil belajar siswa Jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 1 Tomohon. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Sampel penelitian berjumlah 29 siswa dari kelas XI dan XII DPIB yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data terdiri dari kuesioner skala Likert untuk variabel intensitas penggunaan laboratorium (X) dan dokumentasi nilai praktikum resmi untuk variabel hasil belajar (Y). Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan uji-t melalui perangkat lunak SPSS 26. Hasil analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 38,869 + 0,528X. Berdasarkan uji-t, diperoleh nilai t-hitung sebesar 9,368, yang lebih besar dari t-tabel (2,052) dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara intensitas penggunaan laboratorium komputer terhadap hasil belajar siswa. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,764 menunjukkan bahwa sebesar 76,4% variasi hasil belajar siswa dipengaruhi oleh intensitas penggunaan laboratorium, sementara 23,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kesimpulannya, semakin tinggi frekuensi dan durasi siswa dalam memanfaatkan fasilitas laboratorium komputer, maka semakin meningkat pula kompetensi teknis mereka dalam bidang desain pemodelan bangunan.
Copyrights © 2026