Penelitian ini menganalisis karakteristik penumpang dan faktor yang memengaruhi pemilihan moda angkutan penyeberangan pada rute Tulehu–Masohi. Data diperoleh dari 100 responden melalui kuesioner stated preference dan diolah menggunakan regresi linier berganda serta regresi logistik binomial. Variabel yang diteliti adalah intensitas perjalanan (Y), tarif jasa (X1), dan waktu tempuh (X2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif dan waktu tempuh berpengaruh signifikan terhadap pemilihan moda. Model persamaan yang diperoleh adalah Y = 0,452 - 0,101 X1 - 2,022 X2 dengan proporsi 33,9% untuk KM CL 99 B dan 66,4% untuk KM Baru. Perbedaan hasil antara regresi dan uji pilihan terjadi karena uji pilihan menekankan preferensi subjektif penumpang, sementara regresi lebih objektif berdasarkan hubungan variabel. Secara umum, moda KM CL 99 B memiliki probabilitas lebih tinggi dipilih dibandingkan KM Baru. Untuk meningkatkan minat pada KM Baru, strategi yang dapat dilakukan adalah menurunkan biaya perjalanan atau memperpendek waktu tempuh.
Copyrights © 2026