Matematika tidak hanya di pelajari di ruang kelas, tetapi juga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya termuat dalam budaya yang ada dalam masyarakat. Contoh budaya dalam masyarakat yang terdapat pembelajaran matematika yaitu pada motif kain tenunan Sumba Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep geometri yang terdapat pada motif ruit dalam balutan kain tenun Sumba Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomatematika melalui studi literatur dan analisis visual terhadap motif tenun. Hasil penelitian menunjukan bahwa motif ruit memiliki bentuk dasar menyerupai belah ketupat yang menunjukan konsep simetri pola berulang serta transformasi geometri. Selain itu, motif tersebut juga memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan keseimbagan hidup, hubungan manusia, alam leluhur, dan penciptanya serta, nilai-nilai budaya lokal dapat menjadi sumber pembelajaran matematika yang kontekstual dan relevan.
Copyrights © 2026