Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) ditinjau dari tingkat kemandirian belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Narmada tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa kelas IX.1 yang diberikan kuesioner kemandirian belajar dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Selanjutnya, dipilih 8 siswa berdasarkan tingkat kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika untuk dilakukan wawancara secara mendalam pada setiap kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemandirian belajar tinggi cenderung mampu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, dan melaksanakan rencana dengan baik, namun belum terbiasa melakukan pengecekan kembali terhadap hasil jawaban. Siswa dengan kemandirian belajar sedang cenderung menunjukkan kemampuan yang cukup namun belum konsisten pada setiap tahapan pemecahan masalah. Sementara itu, siswa dengan kemandirian belajar rendah cenderung mengalami kesulitan pada hampir seluruh tahapan pemecahan masalah matematika. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemandirian belajar berperan penting dalam menentukan kualitas kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Copyrights © 2026