UMKM Gula Merah Sumber Madu di Kabupaten Kudus masih mengandalkan sistem penerangan konvensional yang menyebabkan pemborosan energi, keterbatasan kontrol operasional, serta potensi risiko keselamatan kerja akibat pencahayaan yang tidak optimal. Permasalahan ini mendorong perlunya penerapan teknologi yang sederhana, terjangkau, dan sesuai dengan karakteristik UMKM agroindustri tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memposisikan diri sebagai upaya implementatif penerapan teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi energi dan keselamatan kerja pada sektor UMKM. Metode yang digunakan adalah pengabdian berbasis penerapan teknologi tepat guna dengan pendekatan partisipatif, meliputi survei lokasi, perancangan sistem penerangan pintar berbasis IoT menggunakan perangkat SONOFF, instalasi sistem, pelatihan penggunaan aplikasi, serta evaluasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem penerangan pintar berbasis IoT berfungsi dengan baik dan mampu menurunkan konsumsi energi listrik sektor penerangan hingga sekitar 17%. Selain itu, penerapan sistem ini meningkatkan keselamatan dan efektivitas kerja serta pemahaman mitra dalam memanfaatkan teknologi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi IoT sederhana dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan untuk mendukung efisiensi operasional dan transformasi digital UMKM agroindustri.
Copyrights © 2026