Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kecepatan Putaran Motor 3 Fase pada Force Draught Fan Mesin Boiler 21 Ton di PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. Divisi Noodle Semarang Ahmad Faidlon; Zaenal Arifin
CYCLOTRON Vol 7 No 01 (2024): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v7i01.19040

Abstract

Abstrak— Boiler adalah mesin yang menghasilkan uap panas bertekanan, Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kecepatan putaran motor 3 fase pada Force Draught Fan boiler dengan kapasitas 21 ton di PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk Divisi Noodle Semarang. Force draught Fan boiler merupakan komponen penting dalam proses produksi mie di pabrik dan kecepatan putaran motor yang optimal sangat penting untuk menjaga performa boiler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan data langsung dari sistem boiler di pabrik dan analisis statistik untuk mengidentifikasi pola kecepatan putaran motor yang terjadi selama periode waktu tertentu. Data juga akan dikumpulkan melalui pengamatan visual dan pengukuran langsung menggunakan alat yang sesuai. Pada penelitian ini membuktikan bahwa putaran kecepatan motor FD Fan  (RPM) dipengaruhi oleh Frekuensi dari VFD (Variable Frequency Drive), di mana Frekuensi (Hertz) berbanding lurus dengan kecepatan putaran motor FD Fan dan bekerja secara otomatis sehimgga meningkatkan efisiensi operasional.
Pengembangan Sistem Penerangan Pintar IoT Untuk Gudang Dan Produksi Gula Merah Sumber Madu Kabupaten Kudus heru saputro; Ahmad Faidlon; Syamsul Ma'arif; Ahmad Azhar Basyar; Sela Fitriya Ayu Nur Auliya
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 6 No. 1 (2026): Pengabdian Kolaboratif Multidisiplin Menuju Masyarakat Tangguh
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Gula Merah Sumber Madu di Kabupaten Kudus masih mengandalkan sistem penerangan konvensional yang menyebabkan pemborosan energi, keterbatasan kontrol operasional, serta potensi risiko keselamatan kerja akibat pencahayaan yang tidak optimal. Permasalahan ini mendorong perlunya penerapan teknologi yang sederhana, terjangkau, dan sesuai dengan karakteristik UMKM agroindustri tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memposisikan diri sebagai upaya implementatif penerapan teknologi Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi energi dan keselamatan kerja pada sektor UMKM. Metode yang digunakan adalah pengabdian berbasis penerapan teknologi tepat guna dengan pendekatan partisipatif, meliputi survei lokasi, perancangan sistem penerangan pintar berbasis IoT menggunakan perangkat SONOFF, instalasi sistem, pelatihan penggunaan aplikasi, serta evaluasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem penerangan pintar berbasis IoT berfungsi dengan baik dan mampu menurunkan konsumsi energi listrik sektor penerangan hingga sekitar 17%. Selain itu, penerapan sistem ini meningkatkan keselamatan dan efektivitas kerja serta pemahaman mitra dalam memanfaatkan teknologi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi IoT sederhana dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan untuk mendukung efisiensi operasional dan transformasi digital UMKM agroindustri.
Integrasi Teknologi Internet of Things (IoT) pada Mesin Produksi untuk Meningkatkan Kinerja dan Produktivitas di Java Furniture Jepara Nadia Annisa Maori; Ahmad Faidlon; Sarwido Sarwido; Heru Saputro
Indonesian Journal of Community Services Vol 8, No 1 (2026): May 2026
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.8.1.119-125

Abstract

Industri mebel Jepara dikenal luas sebagai salah satu penopang ekonomi daerah dengan kualitas produk yang memiliki daya saing nasional hingga internasional. Namun, di tengah meningkatnya persaingan global, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor ini masih menghadapi sejumlah kendala, termasuk keterbatasan alat produksi, pemasaran, dan manajemen usaha. Kegiatan pengabdian ini dilakukan bersama Java Furniture Jepara sebagai mitra, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, efektivitas pemasaran, dan tata kelola usaha. Pada aspek produksi, solusi yang ditawarkan berupa penerapan teknologi kendali kecepatan motor berbasis Internet of Things yang mendukung efisiensi pengerjaan dan ketepatan waktu produksi. Pada aspek pemasaran, pengembangan e-katalog dirancang untuk memperluas jangkauan promosi sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Sedangkan pada aspek manajemen, diterapkan aplikasi pencatatan keuangan agar mitra memiliki laporan usaha yang terstruktur dan akurat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi ini mampu mempercepat proses produksi, meningkatkan profesionalitas promosi, serta memudahkan pencatatan transaksi. Dengan demikian, program ini tidak hanya membantu mitra dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, tetapi juga membuka peluang untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha mebel di era digital.The Jepara furniture industry is widely recognized as a key driver of the regional economy, producing high-quality products that are competitive at both national and international levels. However, amid growing global competition, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in this sector still face several challenges, including limited production tools, marketing strategies, and business management. This community service activity was carried out in collaboration with Java Furniture Jepara as a partner, aiming to improve production capacity, marketing effectiveness, and business governance. In terms of production, the proposed solution involved implementing motor speed control technology based on the Internet of Things to enhance efficiency and timeliness. In marketing, the development of an e-catalog was designed to expand promotional reach and improve customer service. Meanwhile, in management, a financial recording application was introduced to ensure structured and accurate business reports. The results indicate that these technological applications successfully accelerated production processes, improved the professionalism of promotion, and simplified transaction recording. Thus, this program not only addressed the existing challenges faced by the partner but also created opportunities to strengthen competitiveness and ensure the sustainability of the furniture business in the digital era.