Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-regulation dengan burnout pada guru SD IT Madani Islamic School Payakumbuh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 62 guru dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala self-regulation berdasarkan teori Zimmerman dan skala burnout berdasarkan teori Maslach. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-regulation guru berada pada kategori tinggi dengan persentase 85,5%, sedangkan tingkat burnout berada pada kategori rendah dengan persentase 66,1%. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-regulation dan burnout dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,649 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan self-regulation yang dimiliki guru, maka semakin rendah tingkat burnout yang dialaminya. Oleh karena itu, penguatan self-regulation penting dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis guru.
Copyrights © 2026