Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis proyek sosial dalam meningkatkan karakter kewarganegaraan siswa kelas IV SDN 14 Pajo. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya pemahaman dan penghayatan nilai-nilai Pancasila di kalangan peserta didik usia sekolah dasar, yang ditunjukkan oleh melemahnya sikap gotong royong, toleransi, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas IV SDN 14 Pajo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, lembar kerja siswa, dan angket karakter kewarganegaraan yang telah di validasi secara Statistik Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada karakter kewarganegaraan siswa dari skor rata-rata 62,4 pada pra-siklus menjadi 74,8 pada siklus I, dan meningkat menjadi 87,2 pada siklus II. Persentase ketuntasan klasikal mencapai 87,5% pada akhir siklus II. Aspek yang mengalami peningkatan paling menonjol adalah dimensi gotong royong (naik 31,7%), toleransi antar sesama (naik 27,4%), dan tanggung jawab warga negara (naik 25,8%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek sosial mampu menjadi wahana efektif internalisasi nilai-nilai Pancasila karena memberikan pengalaman belajar autentik, kontekstual, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar. Implikasi penelitian ini mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang menempatkan Pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran inti dengan pendekatan berbasis profil pelajar Pancasila.
Copyrights © 2026