Beberapa industri kosmetik menggunakan bahan berbahaya kosmetik seperti merkuri, hidrokuinon, asam retinoate, resorcinol, timbal, dan lain sebagainya. Bahan-bahan berbahaya pada kosmetik dapat menimbulkan resiko kesehatan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat dalam memilih produk kecantikan. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan yaitu memberikan informasi terkait penggunan kosmetika, bahan berbahaya dalam kosmetika, dan bagaimana cara memilih kosmetik yang aman. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini yaitu 98,96% peserta mengetahui bahwa adanya kandungan bahan berbahaya pada kosmetik, efek sampingnya. Pengetahuan peserta penyuluhan meningkat signifikan (α0,05) ditandai dengan peningkatan persentase jawaban benar pada posttest. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman akan materi yang telah disampaikan cukup baik sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan dengan baik
Copyrights © 2026