Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Penyalahgunaan Bahan Berbahaya pada Kosmetik Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Kesehatan Ratih Guswinda Lestari; Hanidya Fidela Ulayya; Sinta Yuliana; Baarizah Febriana Badri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i2.38408

Abstract

Beberapa industri kosmetik menggunakan bahan berbahaya kosmetik seperti merkuri, hidrokuinon, asam retinoate, resorcinol, timbal, dan lain sebagainya. Bahan-bahan berbahaya pada kosmetik dapat menimbulkan resiko kesehatan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat dalam memilih produk kecantikan. Metode yang digunakan yaitu  penyuluhan yaitu memberikan informasi terkait penggunan kosmetika, bahan berbahaya dalam kosmetika, dan bagaimana cara memilih kosmetik yang aman. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini yaitu 98,96% peserta mengetahui bahwa adanya kandungan bahan berbahaya pada kosmetik, efek sampingnya. Pengetahuan peserta penyuluhan meningkat signifikan (α0,05) ditandai dengan peningkatan persentase jawaban benar pada posttest. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pemahaman akan materi yang telah disampaikan cukup baik sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan dengan baik
Optimalisasi Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Deteksi Dini Kehamilan Berisiko di Dusun Nayan Anjas Upi Rachmawati; Hanidya Fidela Ulayya; Mutiara Dewi Listiyanawati; Puji Suwariyah; Endang Zulaicha; Muh. Akhir
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/cake8w30

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan serius, seringkali dipicu oleh fenomena "Tiga Terlambat" yang bersumber dari rendahnya pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) mengenai faktor risiko kehamilan. Di Dusun Nayan, observasi awal menunjukkan minimnya literasi WUS tentang skor risiko kehamilan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pengetahuan dan keterampilan WUS dalam mendeteksi kehamilan berisiko secara mandiri. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 melalui metode edukasi interaktif, ceramah, dan demonstrasi pada 27 responden. Efektivitas diukur menggunakan desain pre-test dan post-test melalui kuesioner pengetahuan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana rerata skor pre-test adalah 9,52 (kategori kurang) meningkat menjadi 16,33 (kategori cukup/baik) pada post-test. Setelah intervensi, 70% responden berada pada kategori pengetahuan baik dan tidak ada lagi responden di kategori kurang. Hal ini menunjukkan bahwa metode edukasi partisipatif efektif meningkatkan literasi kesehatan WUS. Edukasi berkelanjutan dan pendampingan oleh kader kesehatan sangat disarankan untuk menjaga retensi pengetahuan dan mendorong perilaku deteksi dini yang konsisten di tingkat komunitas.