Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kearifan lokal Parijoto diintegrasikan ke dalam mata pelajaran IPAS dan dampaknya terhadap peningkatan literasi sains dan budaya siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di MI NU Thoriqotus Sa'diyah, Colo, Kudus, dengan melibatkan 16 siswa kelas IV sebagai peserta. Teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, sedangkan analisis data meliputi pengumpulan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal Parijoto dalam pembelajaran IPAS berjalan sangat optimal pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran IPAS berbasis kearifan lokal Parijoto mampu meningkatkan literasi sains siswa hingga 86% (sangat baik) dan literasi budaya hingga 80% (baik). Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa mengintegrasikan kearifan lokal Parijoto membuat pembelajaran lebih konkret, mendalam, relevan, dan efektif dalam mengembangkan literasi sains dan budaya secara seimbang di Madrasah Ibtidaiyah.
Copyrights © 2026