Pertumbuhan pesat ekonomi digital telah meningkatkan persaingan antar startup, sehingga organisasi perlu terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan menerapkan strategi inovatif untuk mempertahankan kinerja bisnis dan daya saing. Studi ini bertujuan untuk meneliti peran adaptasi digital dan strategi inovasi dalam memengaruhi kinerja bisnis dan daya saing di antara startup di Indonesia. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan dengan metode survei yang melibatkan 150 pendiri startup, manajer, dan pemilik bisnis yang beroperasi di berbagai sektor. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS 3). Hasil menunjukkan bahwa adaptasi digital secara signifikan dan positif memengaruhi strategi inovasi, kinerja bisnis, dan daya saing. Strategi inovasi juga ditemukan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja bisnis dan daya saing. Lebih lanjut, kinerja bisnis secara signifikan meningkatkan daya saing startup dan berfungsi sebagai mekanisme penting di mana adaptasi digital dan strategi inovasi berkontribusi pada keunggulan kompetitif. Model struktural menunjukkan daya penjelas yang substansial, dengan adaptasi digital, strategi inovasi, dan kinerja bisnis menjelaskan 70,3% varians dalam daya saing. Temuan menunjukkan bahwa startup yang berhasil mengintegrasikan teknologi digital dan mengembangkan strategi berorientasi inovasi lebih mungkin mencapai kinerja yang unggul dan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Studi ini berkontribusi pada literatur tentang transformasi digital, manajemen inovasi, dan kewirausahaan dengan memberikan bukti empiris dari ekosistem startup Indonesia dan menawarkan implikasi praktis bagi para pemimpin startup dan pembuat kebijakan yang berupaya memperkuat daya saing bisnis di era digital.
Copyrights © 2026