ABSTRAKPembelajaran bahasa Arab memegang peran krusial dalam sistem pendidikan, terutama dalam ranah pendidikan Islam. Meskipun demikian, pelaksanaan pembelajaran bahasa Arab di sekolah non-pesantren masih dihadapkan pada berbagai kendala yang rumit. Penelitian ini bertujuan menganalisis masalah-masalah tersebut di sekolah non-pesantren dengan fokus pada dua aspek pokok, yakni latar belakang siswa dan lingkungan pembelajaran. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif berbasis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumen. Subjek penelitian mencakup guru bahasa Arab dan siswa di sekolah non-pesantren. Analisis data dilaksanakan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkap bahwa kendala pembelajaran bahasa Arab di sekolah nonpesantren terdiri atas: (1) keragaman latar belakang siswa yang mayoritas tidak memiliki pondasi bahasa Arab; (2) minimnya motivasi dan ketertarikan belajar; (3) keterbatasan penguasaan kosa kata serta tata bahasa; (4) penerapan metode pengajaran yang minim variasi; serta (5) lingkungan belajar yang kurang kondusif, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Latar belakang siswa dan lingkungan belajar terbukti berpengaruh besar terhadap keberhasilan pembelajaran bahasa Arab. Dari hasil tersebut, disimpulkan bahwa inovasi strategi pengajaran serta pembentukan lingkungan belajar yang mendukung diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab di sekolah non-pesantren
Copyrights © 2026