Pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia yang signifikan dan literasi keuangan syariah yang meningkat menuntut strategi promosi omnichannel seiring dengan perubahan perilaku nasabah di era digital saat ini. Tantangan inklusi dan pencapaian target akuisisi nasabah menjadi tolak ukur keberlangsungan perusahaan perbankan. Tabungan E-Mas di BSI KCP Bandung Dago saat ini menjadi salah satu produk unggulan yang diminati nasabah. Bank BSI terus meningkatkan strategi promosi omnichannel agar dapat meningkatkan produk investasi digital seperti Tabungan E-Mas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi omnichannel yang diterapkan oleh BSI KCP Bandung Dago dalam meningkatkan akuisisi nasabah pada produk Tabungan E-Mas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dengan lima informan dari manajerial dan staf pemasaran, observasi partisipatif pada kegiatan promosi lapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI KCP Bandung Dago mengimplementasikan strategi omnichannel dengan mengintegrasikan saluran offline seperti event/booth, personal selling, dan program cashback, dengan saluran online melalui WhatsApp blast dan media social yang terbukti mengungkapkan bahwa kombinasi saluran tersebut secara signifikan meningkatkan jumlah akuisisi nasabah sebanyak rata-rata 100 nasabah perbulan. Kegiatan event yang didukung oleh penggunaan brosur dan insentif cashback menjadi saluran yang paling dominan dan efektif karena memungkinkan interaksi dua arah serta edukasi produk secara langsung kepada calon nasabah. Strategi omnichannel juga terbukti mampu menciptakan pengalaman komunikasi yang konsisten dan interaktif, sehingga mempercepat pengambilan keputusan nasabah dalam ekosistem investasi syariah digital.
Copyrights © 2026