Penelitian ini menganalisis kemudahan penggunaan website berbasis WordPress dalam pengelolaan konten institusional di Yayasan Persekolahan Umat Katolik (SANPUKAT). Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain embedded case study yang melibatkan dua admin sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan lima dimensi usability: learnability, efficiency, memorability, error, dan satisfaction. Hasil menunjukkan bahwa WordPress mudah digunakan pada fungsi dasar, dengan learnability dan efficiency berkembang melalui pengalaman penggunaan. Namun, memorability dan error dipengaruhi oleh frekuensi penggunaan serta kompleksitas fitur, terutama pada pengelolaan media. Satisfaction relatif tinggi karena kemudahan operasional dan kemandirian pengguna, tetapi menurun pada kebutuhan teknis yang lebih kompleks. Dengan demikian, temuan ini menegaskan bahwa usability bersifat progresif dan kontekstual, dipengaruhi oleh interaksi antara sistem, pengguna, dan dukungan organisasi.
Copyrights © 2026