Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya
Vol. 4 No. 1 (2026): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya

Jejak Islamisasi Sunan Katong di Kaliwungu Kendal: Studi Historis atas Dakwah dan Tradisi Ziarah Masyarakat

Ramdhani Eka Prastyana (UIN Walisongo Semarang, Semarang, Indonesia)
Zahrotus Tsaniyah (UIN Walisongo Semarang, Semarang, Indonesia)
Suci Analisa (UIN Walisongo Semarang, Semarang, Indonesia)
Novita Elfa Riyani (UIN Walisongo Semarang, Semarang, Indonesia)
M Rikza Chamami (UIN Walisongo Semarang, Semarang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2026

Abstract

Proses Islamisasi di Jawa tidak hanya berlangsung melalui penyebaran ajaran agama, tetapi juga melalui interaksi yang intensif antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal. Salah satu tokoh yang berperan dalam proses tersebut di Kaliwungu Kendal adalah Sunan Katong, yang jejak dakwahnya masih dapat ditemukan melalui tradisi ziarah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sunan Katong dalam Islamisasi Kaliwungu, strategi dakwah yang digunakan, serta representasi jejak Islamisasi tersebut dalam tradisi ziarah yang masih berlangsung hingga saat ini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sunan Katong menerapkan dakwah yang bersifat adaptif terhadap budaya lokal sehingga Islam dapat diterima secara luas oleh masyarakat. Tradisi ziarah makam Sunan Katong tidak hanya berfungsi sebagai praktik religius, tetapi juga sebagai media pelestarian memori kolektif, penguatan identitas sosial-keagamaan, serta pewarisan nilai sejarah dan budaya. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi ziarah menjadi salah satu bentuk keberlanjutan jejak Islamisasi dalam kehidupan masyarakat Kaliwungu hingga masa kini. The Islamization process in Java developed not only through the dissemination of Islamic teachings but also through intensive interactions between Islamic values and local cultural traditions. One of the figures who played a significant role in this process in Kaliwungu, Kendal, was Sunan Katong, whose missionary legacy continues to be reflected in local pilgrimage traditions. This study aims to analyze Sunan Katong’s role in the Islamization of Kaliwungu, the preaching strategies he employed, and the representation of his Islamization legacy through pilgrimage practices that persist today. The study employed a qualitative approach with a historical method. Data were collected through in-depth interviews, observation, documentation, and literature review, and were analyzed using heuristic, source criticism, interpretation, and historiographical procedures. The findings reveal that Sunan Katong adopted culturally adaptive preaching strategies that enabled Islam to be widely accepted by local communities. The pilgrimage tradition to Sunan Katong’s tomb functions not only as a religious practice but also as a medium for preserving collective memory, strengthening socio-religious identity, and transmitting historical and cultural values. This study confirms that pilgrimage traditions represent a continuing manifestation of the Islamization process within contemporary Kaliwungu society.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nagripustaka

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences Other

Description

Education Covers social education studies such as history, geography, sociology, civic education, economics and those related to character education. History History is the study of past events that support the development of nationalism and the formation of national character. Its main focus is on ...