Perkembangan sosial emosional pada anak usia dini dipengaruhi oleh pengalaman awal yang membentuk jalur saraf di otak. Neurosains memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana struktur dan fungsi otak, khususnya amigdala, prefrontal cortex, dan hippocampus, berkontribusi pada kemampuan anak dalam mengenali, menggelola emosi, serta berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur neurosains dan pendidikan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi positif dan lingkungan yang aman pada masa kanak-kanak awal mampu memperkuat jalur saraf yang mendukung keterampilan sosial-emosi. Sebaliknya, stress kronis dapat menghambat perkembangan tersebut. Temuan ini menekankan pentingnya pengasuhan responsif untuk mendukung perkembangan optimal anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Studi Literatur. Adapun tujuan Penelitian ini yaitu untuk membahas pentingnya neurosains dalam perkembangan Sosial emosional.
Copyrights © 2026