Pengembangan unit penangkapan ikan demersal memerlukan pemilihan alat tangkap yang sesuai agar kegiatan penangkapan dapat berlangsung secara efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unit penangkapan ikan demersal, menganalisis unit penangkapan demersal berdasarkan aspek biologi, teknis, dan kelayakan finansial, serta menentukan alat tangkap unggulan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang. Penelitian ini menganalisis lima jenis alat tangkap dasar, yaitu jaring insang tetap, trammel net, jaring dogol, rawai dasar, dan pukat pantai. Pengumpulan data dilakukan melalui metode purposive sampling dan sensus terhadap nelayan yang masih aktif menggunakan kelima alat tangkap tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaring insang tetap memiliki nilai keunggulan tertinggi (V = 2,25) dibandingkan alat tangkap lainnya. Unit penangkapan ini menggunakan perahu berukuran 1–3 GT dengan mesin tempel 15 PK, konstruksi jaring bermata 2–4 inci, serta dioperasikan oleh 3–4 orang ABK dengan hasil tangkapan utama berupa ikan demersal bernilai ekonomis penting seperti kakap merah, kurisi, dan kerapu. Dengan demikian, jaring insang menjadi alat tangkap yang paling layak diprioritaskan dalam pengembangan perikanan demersal di PPI Cikidang.
Copyrights © 2026