Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur dan Fasilitas
Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas

Pengamatan Piezometerdan Observation WellUntuk Meningkatkan Keamanan Bendungan (Studi Kasus Pembangunan Bendungan Ladongi: Piezometer and Observation Well Monitoring for Increasing Dam Safety (Case Study in Ladongi Dam Project)

Jodan Panretta Diwani (BWS Sulawesi IV Kendari, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)
Agung Permana (BWS Sulawesi IV Kendari, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)
Iping Mariandana Alwi (BWS Sulawesi IV Kendari, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)
Riwin Andono (BWS Sulawesi IV Kendari, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)
Haeruddin C. Maddi (BWS Sulawesi IV Kendari, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)



Article Info

Publish Date
02 Aug 2025

Abstract

Bendungan Ladongi terletak di Kabupaten Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara. Bendungan ini merupakan bendungan urugan yang dibangun mulai tahun 2016 dan dijadwalkan selesai tahun 2021. Sampai progres saat ini, bendungan telah dipasang instrumen keamanan bendungan, diantaranya vibrating wire piezometer dan observation well (OW). Alat tersebut akan digunakan untuk mengamati tekanan air pori dan rembesan yang terjadi pada tubuh bendungan. Meskipun saat ini bendungan masih dalam tahap pembangunan, tetapi alat tersebut sudah terpasang dan dipantau fluktuasinya setiap hari. Alat vibrating wire piezometer yang sudah terpasang berjumlah 26 unit dari total 34 unit, terdiri dari 8 unit di lokasi pondasi bendungan dan 18 unit di lokasi timbunan inti bendungan. Berdasarkan pengamatan, semakin tinggi timbunan tubuh bendungan maka semakin bertambah pembacaan tekanan air pori, meskipun penambahannya belum signifikan. Hal tersebut diduga karena bendungan belum digenangi, sehingga pembacaannya masih relatif stabil. Pada pondasi bendungan pembacaan piezometer lebih tinggi dibandingkan di tubuh bendungan karena penambahan massa timbunan diatasnya. Alat observation well (OW) digunakan untuk mengetahui elevasi muka tanah di sekitar bendungan. Pengamatan saat ini dilakukan untuk mengetahui batas awal elevasi muka air sebelum pengisian awal bendungan. Dari 9 titik OW yang sudah terpasang, elevasi muka air tanah relatif tetap dan hanya naik saat terjadi hujan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jmaif

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Library & Information Science Mathematics Social Sciences Transportation

Description

Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas ditujukan untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas di Indonesia. Jurnal ini menerima tulisan yang berisikan hasil penelitian atau hasil pengalaman profesional dalam bidang Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas ...