Kekayaan hayati memiliki banyak manfaat dengan berbagai kandungan senyawa aktif yang dimiliki, salahsatunya sebagai sumber antimikroba alami. Bunga waru mengandung zat kimia seperti fenol, saponin, dan flavonoid yang termasuk senyawa antioksidan. Senyawa aktif tersebut akan optimal dengan metode ekstraksi yang tepat. Metode ekstraksi maserasi lebih tepat digunakan dalam mengekstrak senyawa aktif karena tidak menggunakan panas yang dapat merusak kandungan senyawa aktif pada bahan. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi bunga waru menggunakan metode maserasi dengan lama waktu 3x24 jam menggunakan pelarut etanol 70%. Hasil diameter zona hambat terbaik yang terbentuk terhadap bakteri uji yaitu Salmonella sp. 15,42 mm Keywords : Antimicrobial, Waru flower,active compund.
Copyrights © 2026