Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka prevalensi yang tinggi, khususnya di kalangan remaja putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Intervensi yang dilakukan pemerintah yaitu dengan pemberian tablet tambah darah untuk mencegah anemia. Pemberian tablet tambah darah pada remaja putri yaitu satu tablet setiap minggu selama sepanjang tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan sikap dan dukungan guru dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMA N 84 Jakarta Tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswi di SMA N 84 Jakarta yang berjumlah 248 orang siswi dengan teknik Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 127 siswi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni 2025 melalui google form. Pengukuran variabel pengetahuan, sikap dan dukungan guru menggunakan skala likert. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Hasil uji chi square diperoleh data bahwa sikap (Pvalue = 0,019; PR = 1,314; 95% CI = 1,061-1,627) memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah, sedangkan pengetahuan (Pvalue 0,612) dan dukungan guru (Pvalue 1,000) tidak menunjukkan adanya hubungan yang signifikan. Diharapkan siswi di sekolah membentuk peer group dengan guru untuk meningkatkan edukasi tentang anemia dan tablet tambah darah melalui poster dan social media yang bisa menjadi pengingat untuk mengkonsumsi tablet tambah darah.
Copyrights © 2026