Penelitian ini mengkaji representasi pengorbanan perempuan dalam kumpulan cerpen ‘Bila Esok Ibu Tiada’ karya Nagiga Nur Ayati melalui perspektif feminisme liberal. Kumpulan cerpen ini dipilih karena popularitasnya yang masif, dengan lebih dari 10.000 eksemplar terjual dan adaptasi film yang ditonton lebih dari 3,7 juta penonton pada tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kritik sastra feminis dengan jenis deskriptif kualitatif dan metode analisis konten (close reading). Data berupa kutipan teks dari sepuluh cerpen dianalisis menggunakan kerangka feminisme liberal Henze et al. (2024), melalui lima indikator, yaitu: kehilangan kesempatan pendidikan (FL1), kehilangan kesempatan karier (FL2), keterbatasan otonomi pribadi (FL3), keterbatasan akses kesehatan (FL4), dan keterbatasan partisipasi sosial-politik (FL5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa FL3 dan FL4 merupakan indikator paling dominan, ditemukan pada seluruh sepuluh cerpen dan delapan cerpen. Temuan ini mengonfirmasi bahwa kumpulan cerpen tersebut merepresentasikan pengorbanan perempuan sebagai produk pembatasan struktural yang dibalut sentimentalisasi, sehingga memperkuat urgensi literasi kritis gender dalam konsumsi karya sastra populer.
Copyrights © 2026