Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi dan relasi makna kata majemuk dalam Bahasa Sumbawa Dialek Sumbawa Besar (BSDSB) melalui kajian morfosemantik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan penutur asli BSDSB. Data dikumpulkan melalui metode Simak, Cakap, dan teknit Catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dan agih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata majemuk dalam BSDSB dibentuk melalui empat konstruksi, yaitu kata majemuk dasar, bentuk unik, berafiks, dan reduplikasi. Dari segi relasi semantis, ditemukan pola atributif, koordinatif, subordinatif, dan idiomatik, dengan relasi atributif sebagai pola dominan. Berdasarkan transparansi maknanya, kata majemuk dalam BSDSB terbagi menjadi bentuk transparan, semi-transparan, dan nontransparan. Bentuk nontransparan memperlihatkan adanya proses idiomatisasi dan leksikalisasi yang dipengaruhi oleh pengalaman sosial dan budaya masyarakat Sumbawa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembentukan kata majemuk dalam BSDSB tidak hanya bersifat morfologis, tetapi juga merepresentasikan konseptualisasi budaya masyarakat penuturnya. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian morfologi dan semantik leksikal bahasa daerah di Indonesia.
Copyrights © 2026