Transformasi digital telah mengubah cara bank memberikan layanan dan mengelola informasi keuangan, terutama melalui mobile banking, internet banking, QRIS, virtual account, dan aplikasi bank digital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak transformasi digital perbankan terhadap sistem informasi akuntansi bank di Indonesia dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital mendorong bank untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, integrasi, dan efisiensi sistem informasi akuntansi, khususnya dalam pencatatan transaksi, pengolahan data keuangan, dukungan terhadap pengendalian internal, dan penyajian informasi keuangan secara tepat waktu. Namun, transformasi ini juga membawa tantangan yang berkaitan dengan keamanan sistem, risiko siber, perlindungan data, fraud digital, dan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pengembangan perbankan digital perlu didukung oleh tata kelola teknologi informasi yang kuat, pengendalian internal yang andal, dan sistem informasi akuntansi yang terintegrasi agar bank dapat menjaga informasi keuangan yang akurat, aman, dan dapat dipercaya.
Copyrights © 2026