Provinsi Lampung merupakan salah satu sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia yang menghasilkan limbah bungkil kelapa sawit (Palm Kernel Cake/PKC) dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi bungkil kelapa sawit sebagai bahan substitusi parsial agregat halus terhadap kuat tekan paving block permeable pavement, serta mengevaluasi kesesuaiannya berdasarkan SNI 03-0691-1996. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan lima variasi komposisi bungkil kelapa sawit, yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% terhadap berat pasir. Spesimen berukuran 10 × 20 × 6 cm dibuat dengan perbandingan pasir : semen : batu screening sebesar 4 : 1 : 1, kemudian dilakukan curing selama 7 hari sebelum pengujian. Pengujian kuat tekan dilakukan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) berdasarkan persamaan fc = P/A. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan menurun secara signifikan seiring meningkatnya kadar bungkil kelapa sawit, yaitu sebesar 27,33 MPa (0%); 22,06 MPa (5%); 11,00 MPa (10%); 8,81 MPa (15%); dan 4,48 MPa (20%). Penurunan kuat tekan disebabkan oleh perbedaan kandungan silika antara pasir gunung dan bungkil kelapa sawit, peningkatan porositas, serta hambatan reaksi hidrasi semen oleh senyawa organik. Variasi 0% dan 5% memenuhi mutu B untuk area parkir, variasi 10% dan 15% memenuhi mutu D untuk area taman, sedangkan variasi 20% tidak memenuhi syarat. Komposisi optimum direkomendasikan pada variasi 5% dengan kuat tekan 22,06 MPa.
Copyrights © 2026