Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan fonologi dalam penyajian informasi pada akun Instagram TauKoTembung periode Mei 2026. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kesalahan berbahasa (error analysis). Data berupa 10 caption berita yang diunggah akun tersebut dianalisis mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi V dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebagai standar kebakuan. Hasil penelitian menemukan empat kategori kesalahan yaitu (1) penghilangan fonem (elisi), (2) substitusi fonem, (3) interferensi dialek Melayu Medan, dan (4) kesalahan ejaan berdasarkan PUEBI. Kesalahan terbanyak ditemukan pada kategori elisi prefiks dan monoftongisasi yang dipengaruhi ragam lisan dan dialek lokal. Penelitian ini mengisi kesenjangan kajian yang selama ini berfokus pada media konvensional, dengan memberikan kontribusi bagi linguistik terapan khususnya pada ranah bahasa jurnalistik digital akun komunitas lokal.
Copyrights © 2026