Indonesia memiliki keanekaragaman tanaman obat yang sangat melimpah dan berpotensi dimanfaatkan sebagai apotek hidup untuk mendukung kesehatan serta pembelajaran berbasis lingkungan. Hal ini bertolak belakang dengan pemanfaatan tanaman obat di kalangan generasi muda, khususnya peserta didik, masih belum optimal. Lingkungan sekolah merupakan sarana strategis menanamkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku hidup sehat dan pemanfaatan tanaman obat sejak dini melalui apotek hidup. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peserta didik SMAN 1 Labuapi mengenai pengenalan, pengolahan, dan pemanfaatan tanaman apotek hidup sebagai upaya menjaga kesehatan secara mandiri berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deduktif melalui sosialisasi yang meliputi penyampaian materi, pemutaran video edukatif, demonstrasi sederhana pengolahan tanaman obat, dan diskusi interaktif. Pemberdayaan siswa secara langsung melalui kegiatan memberikan hasil yang positif, ditunjukkan dengan tingginya antusisasme peserta kegiatan sosialisasi.
Copyrights © 2026