Dalam era digital yang terus berkembang, manajemen perpustakaan memainkan peran penting dalam meningkatkan literasi membaca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan perpustakaan dapat berkontribusi terhadap literasi membaca siswa dalam konteks penilaian kompetensi minimum serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan etnografi untuk memahami lebih dalam apa yang ada dibalik sebuah fenomena dan belum banyak diketahui. Manajemen perpustakaan harus memastikan bahwa koleksi buku dan bahan bacaan yang tersedia sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa. Hasil dari penelitian ini melihat peran perpustakaan sekolah dalam mendukung kegiatan pembelajaran minat baca siswa sudah mendukung dalam pengembangan literasi dan kreativitas siswa, kemudian kualitas layanan perpustakaan juga menyediakan ruangan khusus buku-buku dan ruangan baca sehingga memberikan kenyamanan bagi siswa dalam membaca. Dan tantangan dalam pengelolaan perpustakaan sekolah di era digital yaitu siswa lebih memilih buku elektronik dibandingkan buku cetak, sehingga pengelolaan perpustakaan memerlukan strategi yang inovatif agar tetap menjadi sumber belajar yang minati siswa.
Copyrights © 2023