Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 091262 Karang Sari pada materi perkalian pecahan, di mana hanya 36% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Proses pembelajaran konvensional yang masih berpusat pada guru memicu kejenuhan dan rendahnya keaktifan siswa. Berlandaskan teori konstruktivisme, model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) diterapkan sebagai solusi interaktif untuk membangun pemahaman mandiri siswa melalui proyek nyata. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif pre-experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi sekaligus sampel penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas V yang berjumlah 25 orang melalui teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa 25 butir soal pilihan berganda yang telah divalidasi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan lonjakan signifikan pada hasil belajar siswa. Nilai rata-rata meningkat drastis dari 44,32 pada pretest menjadi 86,56 pada posttest disertai ketuntasan klasikal 100%. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai thitung > ttabel (18,33 > 2,069) dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima. Kesimpulannya, model Project Based Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar.
Copyrights © 2026